Rabu, 01 Maret 2017

Narasi Dia

Hp ku berbunyi tanda pesan darinya.
Hatiku berdebar. 
Aku seperti mendapat pesan pertama dari sang kekasih, atau pesan dari gebetan yang sangat diimpikan menjadi seorang kekasih.
Jangan tanyakan kenapa. Akupun tak tahu jawabannya.
Mungkin, aku jatuh cinta.
Setiap hari aku jatuh cinta kepadanya.
Dia...
Dia yang selalu membuatku tersenyum bahagia.
Dia yang selalu ada waktu untukku.
Dia yang selalu menjagaku, menyayangi, melindungi, dan mengayomi.
Siapa yang tak jatuh cinta jika tampannya selalu membuatku malu untuk menatap matanya.
Akupun tak pernah menatap mata indahnya. Aku tak pernah bisa berani untuk itu.

Tapi dia tak akan membalas cintaku, karena dia hanya mencintai kekasihnya. Aku terlambat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar