Rabu, 19 April 2017

Ungkapan Hati Perempuan untuk Laki-laki

Aku pikir, ini akan baik-baik saja, ternyata tidak. Akhirnya aku harus menuliskan ini sebagai surat kita (perempuan) untuk mereka (laki-laki)

Ada hal yang tak ingin diucapkan, tapi perlu untuk dimengerti. Mungkin ini salah satu alasan bahwa aku ingin dikatakan sebagai seorang perempuan. Makhluk aneh yang sering menyebalkan bagi sebagian laki-laki.  Tapi apa kalian tahu fakta tentang sifat yang sering dianggap menyebalkan dan aneh itu?

Ada hal yang tidak dapat diungkapkan, namun selalu terucap di dalam hati. Ada perasaan yang tidak bisa untuk didefinisikan, tapi sangat terasa di dalam dada. Bahkan ketika tidurnya tak bisa nyenyak, sudah pasti ada sesuatu yang mengganjal di pikiran. Namun sulit sekali untuk menyatakan maksud dan tujuan. Kami ingin laki-laki menanyai dan aktif untuk mencari tahu masalah kami. Bukan diam dan menunggu perempuan mengucapkannya. Karena itu hanya akan menambah kekacauan otak kami.

Dear laki-laki, bisakah engkau mengerti perempuan lebih dalam? Bisakah engkau perlakukan layaknya ratumu? Bukankah engkau tahu bahwa itu semua yang perempuanmu butuhkan?
Maaf, kami selalu datang di waktu yang tidak tepat. Kami mengganggu waktu kerjamu, mengganggu istirahatmu, kami selalu rempong menanyakan ini itu. Kami selalu saja kepo, ingin tahu apa yang engkau kerjakan di luar sana.

Sungguh, kami percaya padamu dengan kesungguhan juga. Tapi, terkadang hati ini berbalik bertanya kembali sesuatu yang sudah engkau jawab. Kami sering mengalami ketidakyakinan dengan dirimu itu. Ketika ada yang berubah sedikit perhatianmu, itu akan menjadi alat kami untuk menggali lebih dalam apa yang sedang terjadi. Karena kami memang sangat peka dengan hal-hal kecil. Banyak hal yang bermasalah bagi kami, tapi sebenarnya menurut kalian itu bukanlah suatu masalah. Jika perempuanmu terlihat baik-baik saja, maka cobalah tanyakan kepadanya, apakah dia sudah menunjukkan aslinya? Sudah tentu, perempuan tidak baik-baik saja sepenuhnya. Ada hati yang terluka jika harus bertampang layaknya tak ada masalah. Asal kalian tahu, kami sering pura-pura tak masalah namun dalam hati kami ingin berontak dan ada yang mengganjal. Tapi lebih memilih untuk diam, dan memunggu waktu menjawab dari peetanyaan kami.

Maafkah kami, ini semua kami lakukan karena kami adalah seorang perempuan asli. Kami dikodratkan untuk lebih peka, aktif, dan lembut seperti engkau lihat saat ini. Kami hanya ingin memastikan bahwa hanya ada "aku" di dalam hidup ataupun hatimu. Hanya itu. Kami hanya ingin memastikan kasih sayangmu yang takkan berubah, takkan berpindah, dan tetap seperti yang kami inginkan. Bukankah kalian juga kadang demikian? 

Kami tahu, kalian malu untuk melakukan itu semua dan lebih memilih untuk diam sok cool, dan terkesan dingin di mata perempuan. Kalian gengsi jika harus menanyai "sedang apa?" di waktu senggang kalian, dan kami masih sibuk beraktifitas.
Tahukah kalian, bahwa kami senang dengan adanya notifikasi di hp kami dari orang yang kami sayangi. Kami selalu ada waktu untuk berbagi dan memberi kabar meski padat pekerjaan menghampiri. Kami selalu ada waktu untuk sekedar membalas pesan yang tidak penting itu. Jika kalian itu menganggap tidak penting mungkin ada benarnya juga. Namun ketahuilah, bahwa itu semua penting bagi kami. Karena bukti kasih sayang kami butuhkan setiap saat. Bukan hanya di awal hubungan.

Maafkan kami, namun ini adalah kejujuran. Kami ingin lelaki mengerti dengan fitrah kami sebagai perempuan.
Berikanlah kabar!
Jawablah pertanyaannya!
Balaslah pesan singkatnya!
Berikan sedikit basa-basi, dengan menanyakan makan siang, atau sekedar bercerita tentang aktifitas harianmu!
Ungkapkanlah dengan kata-kata sayang, ungkapan rindu, atau angan-angan kalian dalam menjalin hubungan!
Yakinkan perempuanmu. Bukankah kalian menginginkan kebahagiaan perempuanmu juga?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar